Senin, 20 Januari 2014

Isildur



Penulis            : Brian K. Crawford
Penerjemah    : Isma B. Soekoto
Penerbit           : Penerbit Edelweiss
Tahun Terbit    : April 2009
Halaman         : 698


Ini kisah tentang Isildur. Raja dari Gondor yang hendak berperang melawan Sauron. Kekuatan jahat yang telah menyerang wilayah kerajaannya yang tadinya aman dan tentram. Sauron dengan pasukan Orcs-nya berhasil mengepung Minas Ithil, kota benteng tinggi milik yang dibangun Isildur.

Isildur pergi ke berbagai wilayah kerajaan untuk mengumpulkan sukarelawan, yang nantinya akan menjadi tentara untuk melawan pasukan Sauron. Setelah perjalanan panjang mengumpulkan pasukan dari berbagai ras, termasuk ras Peri, tibalah peperangan yang telah direncanakan. Berhasilkah pasukan Gondor melawan Orcs dan kekuatan gelap Sauron?

Huffthh… akhirnya, selesai juga membaca buku ini, meski dengan susah payah dan ngos-ngosan. Ceritanya panjang banget euuyy! Mana nama tokoh dan tempatnya aneh-aneh lagi. Jadi susah ingetnya. :P

Novel Isildur ini diklaim sebagai prekuel dari cerita Lord of The Rings milik JRR Tolkien. Memang sih di dalamnya menceritakan kejadian-kejadian yang berlangsung jauh sebelum ada Bilbo ataupun Frodo Baggins. Dan berakhir pada bagaimana salah satu Cincin itu jatuh ke sungai dan tenggelam dalam lumpur.

Jujur, aku bukan penggemar berat The Lord of The Rings. Meski sudah tamat baca tiga novel plus filmnya. Jadi aku nggak inget sama semua nama-nama tokohnya, tempatnya, dan urutan kejadiannya. Begitu juga dengan novel Isildur ini. Bahkan, rasa-rasanya, tokoh di novel ini jauh lebih banyak daripada di LOTR. Entahlah…

Aku sendiri nggak ngerti kenapa aku bisa beli novel Isildur ini. Waktu itu tahun 2011, dan aku sedang tertarik-tertariknya sama novel yang tebel-tebel. Merasa tertantang aja gitu buat bacanya. Hehehe….

Ternyata, berat juga perjuangan baca novel tebel. Apalagi jika genre ceritanya bukan genre favorit. Tapi seenggaknya, meskipun novel ini tebel banget, tapi bahasa terjemahannya enak buat dibaca. Jadi, lumayan membantu-lah.. :D

[Review ini diikutsertakan dalam Lucky No.14 Reading Challenge kategori It’s Been There Forever.]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar