Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Resensi Buku: The Crossing of Ingo (Penyebrangan Ingo)

Gambar
Penulis: Helen Dunmore
Penerjemah: Rosemary Kesauly
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: Cetakan Pertama, Agustus 2010
Halaman: 376


Setelah berhasil menidurkan Krakken, Ervys masih belum puas terhadap usaha Sapphire dan Conor. Ervys menganggap keberadaan Sapphire dan Conor yang manusia itu akan mengganggu dan merusak Ingo. Ervys juga membenci kaum Mer yang memiliki keturunan manusia. Ervys menginginkan Ingo bersih dari darah manusia, karena ia menganggap selama ini manusia hanya bisa merusak Ingo. Selain itu, Ervys juga menginginkan Ingo memiliki seorang pemimpin. Selama ini kaum Mer tidak memiliki pemimpin, hanya penjaga, yaitu Saldowr. Penjaga Simpul Ombak sekaligus guru bagi Faro, juga Sapphire serta Conor.

Sebentar lagi akan diadakan Penyebrangan Ingo. Penyebrangan Ingo merupakan semacam perjalanan panjang mengitari seluruh sisi Ingo di bumi yang dilakukan oleh pemuda-pemudi kaum Mer terpilih. Sebelum Penyebrangan, Saldowr akan membunyikan terompetnya, melakukan Pemanggi…

Resensi Buku: The Deep (Dasar Laut)

Gambar
Penulis: Helen Dunmore
Penerjemah: Rosemary Kesauly
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: Cetakan Kedua, Desember 2013
Halaman: 304


Sapphire diundang dalam Rapat Besar kaum Mer. Mereka ingin tahu tentang manusia yang berhasil selamat dari Dasar Laut. Karena sebelumnya, tak pernah ada yang selamat jika sudah tenggelam hingga ke Dasar Laut, bahkan kaum Mer.

Di Rapat Besar itu ternyata Sapphire mendapat tantangan dari kaum Mer, khususnya Ervys, untuk kembali menidurkan Krakken. Krakken adalah makhluk penghuni Dasar Laut yang dianggap monster oleh kaum Mer. Sudah ratusan tahun Krakken tertidur. Jika ia bangun, ia akan melakukan kerusakan di Ingo dan menghabiskan kaum Mer.

Selama ini, cara untuk kembali menidurkan Krakken adalah memberi persembahan anak laki-laki dan perempuan kaum Mer. Namun, apakah itu harus terjadi lagi sekarang? Siapakah yang rela memberikan anaknya kepada monster laut. Sementara itu, jika Krakken tidak segera ditidurkan, mungkin seluruh kaum Mer akan binasa…

Resensi Buku: Magical Fantasy (Children's Coloring & Inspirational Quotes)

Gambar
Ilustrasi Sampul & Isi: Dini Marlina
Penyunting: Nurhadiansyah
Penyunting Ilustrasi: Dedy Supanto
Penerbit: Noura Books
Tahun Terbit: Cetakan 1, September 2016
Halaman: 72


Trend buku-buku mewarnai sepertinya masih cukup diminati di kalangan penerbit buku, ya? Agak berbeda dari buku mewarnai lainnya, yang dikhususkan untuk dewasa dengan pola dan gambar yang rumit, Penerbit Noura Books malah menerbitkan buku mewarnai untuk anak.

Memang sih, buku mewarnai anak sudah sangat banyak. Tapi, kalau yang saya lihat, buku ini sepertinya untuk anak-anak usia 9 tahun ke atas, deh. Karena tipe gambarnya yang sudah lebih rumit dibanding gambar-gambar untuk anak TK yang biasanya lebih sederhana dan lebih besar. Atau, bisa juga ini buku mewarnai untuk dewasa yang masih berjiwa anak-anak seperti saya, hehehehe...

Iya, awalnya saya nggak kepikiran untuk beli buku ini. Memang sih, waktu lagi sedang 'panas-panas'nya buku mewarnai untuk dewasa, saya tergoda juga untuk membeli salah satunya. Tap…

Resensi dan Giveaway - The Girl on Paper

Gambar
Penulis: Guillaume Musso Penerjemah: Yudith Listiandri Penyunting: Selsa Chyntia Penerbit: Spring Tahun Terbit: Cetakan pertama, September 2016 Halaman: 448

Masih ingat dengan kisah penulis sukses Tom Boyd yang didatangi tokoh rekaannya, Billie Donelly, dalam novel The Girl On Paper? Nah, setelah kemarin mereview ARC (review bisa dibaca di sini), akhirnya saya berkesempatan untuk membaca The Girl On Paper hingga tamat.
Billie Donelly, si gadis fiksi datang menemui Tom. Billie mengaku kalau ia terjatuh dari kalimat terakhir yang ditulis Tom pada novelnya dan ia meminta agar Tom melanjutkan kisahnya. Namun, itu bukanlah permintaan yang mudah bagi Tom. Kondisi hatinya yang hancur lebur karena ditinggalkan Aurore, pianis cantik mantan pacarnya, membuat ia merasa tak mungkin menulis lagi.
Billie tidak mau menyerah begitu saja. Kehidupannya di dunia fiksi berada di jari Tom. Ia punya mimpi sendiri, ingin hidup bahagia dengan pria yang dicintainya. Tapi, bagaimana mungkin itu terjadi jika k…

Resensi Buku: Just One Year (Satu Tahun Saja)

Gambar
Penulis: Gayle Forman Penerjemah: Poppy D. Chusfani Penyunting: Barokah Ruziati Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: 2016 Halaman: 328


Just One Year adalah sekuel dari Just One Day. Jika JOD diceritakan dari POV Allyson/Lulu, maka JOY diceritakan dari sudut pandangan Willem. Willem terbangun di rumah sakit. Di Paris. Wajahnya penuh luka. Tak banyak yang diingatnya kecuali bahwa ia seharusnya bersama seorang gadis. Menurut dokter, ia seperti baru saja berkelahi dan memiliki kemungkinan terkena gegar otak. Ia harus menjalani CT scan, tapi Willem tidak peduli. Ia harus segera pergi dari rumah sakit dan mencari gadis itu. Yang akhirnya Willem ingat, bernama Lulu. Namun Lulu pun bukan nama sebenarnya. Itu nama pemberian Willem, kepada seorang gadis Amerika yang menghabiskan waktu sehari bersamanya di Paris. Lalu Willem kehilangan gadis itu, dan tidak tahu harus mencarinya ke mana.
Willem sama sekali tidak memiliki identitas Lulu. Ia tidak tahu nama aslinya, alamatnya, no handp…