Rabu, 19 April 2017

Review dan Giveaway - One (Pengumuman Pemenang)



Judul: One

Penulis: Sarah Crossan

Penerjemah: Airien Kusumawardani

Penyunting: Prisca Primasari

Penerbit: Spring

Tahun Terbit: Cetakan Pertama, Februari 2017

Halaman: 413

ISBN: 9786026044310



Grace dan Tippi adalah sepasang kembar siam IschiopagusTripus. Tubuh mereka menyatu dari pinggang ke bawah. Meskipun dokter pernah memvonis usia mereka tak lebih dari dua tahun, mereka tetap bertahan sampai kini berusia enam belas tahun.


Bukanlah hal mudah menjalani dua kehidupan dalam satu tubuh. Namun, mereka berusaha menjalani hari-hari seperti biasa dan sebisa mungkin menjauh dari penglihatan orang-orang. Ya, menjauh dari orang-orang yang menatap mereka dengan rasa ingin tahu atau mungkin takut dan jijik. Masalahnya, setelah bertahun-tahun homeschooling, kondisi keuangan orang tua mereka tak sama lagi. Mereka terpaksa bersekolah di sekolah swasta, Hornbeacon High.


Grace dan Tippi menyambut rencana ini dengan ogah-ogahan. Orang tua mereka mempersiapkan segala sesuatunya agar hari pertama bersekolah di sekolah umum berjalan lancar. Dan meskipun ada murid-murid yang memperhatikan mereka dengan pandangan aneh, mereka bersahabat dengan Yasmeen dan Jon yang menganggap mereka tak lebih dari dua murid baru.


Kehidupan Grace dan Tippi memang tak sesempurna yang mereka inginkan. Akan tetapi, mereka tetap menjalaninya dengan bahagia. Hanya saja, sesuatu terjadi. Sesuatu yang lebih dari sekadar pindah ke sekolah umum. Sesuatu yang sempat terpikirkan meski tak benar-benar mereka inginkan.



My Review


Tidak seperti novel kebanyakan, One disajikan dalam bentuk puisi. Saat pertama kali saya membacanya, saya penasaran, apakah novel ini akan seseru novel lainnya yang disajikan dalam bentuk narasi?


Ternyata membaca novel dalam bentuk puisi seru juga. Kisah Grace dan Tippi lebih melekat di dalam benak saya. Cerita juga menjadi lebih padat dan tidak bertele-tele, tanpa menghilangkan detil-detil yang membuatnya semakin hidup.

Mengenai kembar siam, saya teringat dengan artikel di majalah yang pernah saya baca, entah tahun berapa. Artikel itu membahas kehidupan dua anak perempuan kembar siam, Abigail dan Brittany Hensel yang kini telah dewasa. Saya juga teringat dengan kisah kembar siam Ladan dan Laleh Bijani yang sempat fenomenal pada tahun 2003. Mereka melakukan operasi pemisahan karena ingin meraih cita-cita masing-masing meskipun tahu risiko yang dihadapi sangat besar.


Kembali lagi ke kisah Grace dan Tippi. Meskipun penulisnya mengakui kisah mereka adalah kisah fiksi, Sarah Crossan melakukan riset mendalam mengenai kehidupan kembar siam.   Karena membaca novel One, saya bisa membayangkan seperti apa menjalani kehidupan kembar siam. Bagaimana mereka melakukan aktivitas sehari-hari. Bagaimana mereka bersekolah dan berteman. Bagaimana mereka rutin memeriksakan diri ke dokter dan masih banyak lagi.


Kadang saya berpikir, seperti apa rasanya terlahir kembar siam? Atau memiliki saudara atau teman kembar siam? Apakah saya bisa bersikap biasa-biasa saja jika berhadapan langsung dengan kembar siam?


Pokoknya membaca novel One ini membuat kita semakin bersyukur dan menghargai orang-orang yang “berbeda” dengan kita. Mungkin bagi kita, hidup kita “biasa-biasa saja”, tetapi di luar sana, ternyata ada yang menginginkan kehidupan kita yang “biasa-biasa saja” itu. 


Untuk novel One, saya suka dengan sampulnya yang cantik dan puisinya yang apik. Hanya satu hal yang sedikit mengganjal bagi saya, judulnya terlalu sederhana dan mengambang. Mungkin lebih seru kalau judulnya agak menarik perhatian seperti novel-novel Young Adult kebanyakan. Tetapi, mungkin penulisnya memiliki pesan tersendiri dengan mengambil judul One. Yang jelas, novel ini sangat layak untuk dibaca dan dimiliki.


Giveaway


Penerbit Spring akan memberikan satu eksemplar novel One bagi peserta giveaway yang beruntung. Syaratnya mudah saja:


  1. Ikuti akun resmi Penerbit Spring; Twitter, Instagram, dan Facebook.
  2. Ikuti blog Perpustakaan Ratih Cahaya lewat GFC.
  3. Bagi info giveaway ini lewat media apa saja (boleh Twitter, Facebook, Tumblr, Email, atau bisik-bisik tetangga, hehehe).
  4. Jawab pertanyaan saya berikut data diri (nama, email, dan akun twitter [jika ada]) di kolom komentar; “Jika kamu terlahir sebagai kembar siam, apa yang akan kamu lakukan?
Giveaway ini berlangsung dari tanggal 19-21 April 2017. Cepat, ya?
Tenang saja, setelah di blog saya, kamu masih bisa mengikuti di dua blog lainnya. Yuk, ikutan!



Pemenang!

Sebelum memberi tahu nama pemenang, saya mengucapkan terima kasih kepada semua teman-teman yang telah berpartisipasi dalam giveaway kali ini. Mudah-mudahan yang belum menang, akan beruntung di kesempatan berikutnya. :)

Baiklah, saya langsung sebutkan saja nama pemenangnya di sini.

Selamat kepada Hanni Kartika @haniktsr berhak mendapatkan satu novel One dari Penerbit Spring. Silakan kirim data diri lengkap ke email cahayaratih@gmail.com

Untuk peserta yang lain jangan berkecil hati, doakan semoga saya sering-sering mengadakan giveaway, hehehe

Sekali lagi, terima kasih ya sudah ikutan :)


Rabu, 12 April 2017

Wishful Wednesday - Rahasia Dua Hati




Alhamdulillah, sudah hari Rabu lagi. Saatnya Wishful Wednesday lagi.

Maafkan ya, untuk saat ini saya belum posting review lagi. Masih males, hehehehe….

Eh, tapi tenang aja, nanti di akhir postingan saya bawa kabar bahagia.

Nah, minggu ini, tepatnya kemarin sore, nggak sengaja saya melihat timeline penerbit Indiva. Terus melihat sebuah buku yang pernah saya inginkan, duluuuuuu sekali.

Judulnya Rahasia Dua Hati, karya Muthmainnah. Seingat saya, saya pernah membaca buku ini, duluuuu sekali, saat penulis-penulis FLP menggeliat dengan karya-karyanya. Rahasia Dua Hati pernah diterbitkan Penerbit Syamil pada tahun 2003. Lalu diterbitkan ulang oleh Pingkan Publishing (distributor Indiva) pada tahun 2012.

versi Syamil. gambar pinjam dari sini
versi Indiva. gambar pinjam dari sini

Seingat saya, saya suka dengan ceritanya. Tentang hubungan seorang perempuan Indonesia bernama Tita dan laki-laki Inggris bernama Harry (duh, pantes, ya pernah ngarep cowok UK, dari jaman baheula bacaannya beginian, wkwkwk). Hubungan mereka itu penuh lika-liku tapi romantis. Saya agak lupa sebagian besar isi ceritanya. Hanya ada satu adegan yang saya ingat banget. Dan itu yang bikin saya suka sama novel ini dan ingin memilikinya.

Selain Rahasia Dua Hati, saya juga ingin Pingkan 2; SepertiDaisy di Musim Semi.

pinjam dari Goodreads

Serial Pingkan ini masih punya Mbak Muthmainnah juga. Saya baca seri Pingkan 1 sewaktu SD dan langsung sukaaaaa banget sama kisah si Pingkan yang tomboi tapi cerdas ini. Sayangnya, saya tidak terlalu update dengan perkembangan terbaru Pingkan. Ternyata Pingkan ada seri keduanya. Memang waktu membaca Pingkan pertama, saya merasa harusnya ada kelanjutannya. Abis gantung banget….

Itulah dua buku wishlist saya minggu ini.

Okey, langsung aja ke kabar bahagianya yaa….

Saya dan empat teman blogger buku lainnya mendapat kesempatan dari Penerbit Spring untuk mengadakan blogtour dan giveaway novel ONE karya Sarah Crossan!


Catat tanggalnya, ya! Dan jangan lupa ikutan giveaway, siapa tahu kamu yang beruntung :)

Rabu, 29 Maret 2017

Wishful Wednesday - Ulysses Moore



Assalamualaikum, apa kabar semua?

Sudah lama juga ya saya tidak update blog. Maafkan, karena saya sering kena blogging slump, atau lebih tepatnya malas menulis review. Ada beberapa buku yang sebenarnya sudah menunggu direview sejak bulan lalu. Sementara ini, saya hanya menulis ulasan singkat di Goodreads, agar tidak terlalu lupa dengan isi dan kesan yang saya dapat setelah membaca buku tersebut.

Nah, supaya nggak kosong-kosong amat, kali ini saya mau posting Wishful Wednesday lagi. Walaupun kemarin nggak menang giveaway dari Mbak Astrid, tetep semangat tulis wishlist biar nggak lupa, hehehe.
Jadi, buku yang minggu ini secara tiba-tiba saya inginkan adalah Seri Ulysses Moore!


Hari Minggu kemarin, saat saya olahraga pagi di daerah Pemda Cibinong, saya mampir ke taman baca yang ada di sana. Saya tidak memiliki ekspektasi tinggi terhadap buku-buku koleksi di sana, karena, yah, entah kenapa, persepsi perpustakaan daerah itu koleksi bukunya jadul dan ‘berat’ semua. Eh, ternyata nggak juga, lho. Walaupun memang banyak buku jadul dan ‘berat’ tapi ada juga novel-novel di sana.

Di sebuah rak, saya melihat sederet novel Johanna Lindsey dan sejenisnya. Ketika melihat ke rak bawahnya, wow, saya melihat buku Ulysses Moore seri ketiga. Saya pun membacanya sebentar. Aduh, kok, jadi penasaran.

Sayangnya, di taman baca tersebut hanya boleh membaca. Kalau mau meminjam, di perpustakaan daerah (beda tempat). Karena tidak bisa lama-lama di taman baca tersebut, dengan berat hati saya taruh Ulysses Moore di rak lagi. Gara-gara itu, saya jadi ingin punya seri Ulysses Moore.

Sejak dulu sebenarnya saya sudah cukup tertarik dengan seri Ulysses Moore yang diterbitkan penerbit Erlangga for Kids. Sayang, harganya lumayan mahal. Mungkin karena hard cover. Tampilan bukunya memang bagus dan layak dikoleksi. Mudah-mudahan akan ada kesempatan untuk memiliki seri Ulysses Moore, ya.

Seri Ulysses Moore ditulis oleh penulis berkebangsaan Itali bernama Pierdomenico Baccalario. Kalau melihat di Goodreads, seri Ulysses Moore ini sudah sampai seri ke-16. Sementara itu, di Indonesia, sepertinya baru diterjemahkan sampai seri ke-7. Mari kita doakan supaya penerbit nggak berhenti di tengah jalan, ya, agar menerbitkan semua serinya. Dan semoga saya juga bisa mengumpulkan seri lengkapnya. Amiiin.




Foto cover diambil dari situs penerbit Erlangga for Kids

Rabu, 22 Februari 2017

Wishful Wednesday Anniversary Giveaway



Assalamualaikum, apa kabar? 


Hampir sebulan yah nggak nulis blog, hehehe… Padahal awal tahun bertekad untuk posting seminggu sekali, wkwkwk…


Sebenarnya ada beberapa buku yang siap direview, tapi entah mengapa maleeeesss banget nulis reviewnya. Ugh, padahal waktu itu udah janji, habis baca buku langsung tulis review. Ditunda sehari aja bisa kebablasan jadi satu bulan bahkan lebih. Tapi, ya sudahlah, insya Allah aku akan posting review buku yang sudah kubaca. 


Kali ini mumpung hari Rabu, saya mau ikutan Wishful Wednesday-nya Kak Astrid. Tumben banget ikutan Wishful Wednesday, karena tiba-tiba aja ada buku yang masuk ke wishlist (padahal wishlist di awal tahun belum tercapai semua). Selain itu, biar bulan ini ada postingan (jadi nggak bolong-bolong amat, gitu, hehehe).


Langsung aja yah, saya minggu ini tiba-tiba tertarik banget sama tulisannya Akiyoshi Rikako. Terutama setelah baca review Girls in the Dark punya Mbak Ren. Sebenarnya, saya sudah sering membaca review/ulasan singkat karya-karyanya Akiyoshi. Tapi, entah kenapa waktu itu belum tertarik untuk membaca bukunya. Mungkin karena genre-nya bukan favorit saya. Eh, pas baca review Mbak Ren kok ya jadi pengen ikutan baca juga.


Karya Akiyoshi Rikako yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia ada tiga, semuanya diterbitkan oleh Penerbit Haru. Saya tertarik ingin baca ketiganya.





Semoga saya punya kesempatan untuk membelinya. Kalau ada yang mau ngasih juga boleh, ihiiiiw..! (kode banget)


TAMBAHAN

Setelah bikin postingan ini dan mengklik tombol publikasi, saya buka blog Kak Astrid dan ternyata beliau lagi bikin Wishful Wednesday Anniversary Giveaway

Uwoooow! Pas banget waktunya. Yaudah saya ikut sertakan di giveaway juga. Semoga kali ini beruntung. Amiiiin...

Oh iya, karena budget giveaway-nya sebesar IDR 100.000 jadi yang saya daftarkan dua buku saja, yaitu The Dead Returns dan Girls in The Dark

Omong-omong, selamat untuk Kak Astrid ya, Wishful Wednesday-nya sudah mencapai lima tahun. Konsisten sekali dengan meme ini. Semoga Wishful Wednesday terus ada hingga tahun-tahun selanjutnya.  :)


TAMBAHAN (lagi)

Karena saking excited-nya, salah masukin link, huhuhu...