Rabu, 23 Oktober 2013

Perang Eropa (Jilid I)

Penulis            : P.K. Ojong
Penerbit          : Penerbit Buku Kompas
Tahun Terbit    : Juli 2003
Halaman         : 486

Membaca buku ini lebih seru daripada nonton film Pearl Harbour!

Buku Perang Eropa karya P.K. Ojong  menceritakan tentang perang dunia II. Di buku jilid I, dijelaskan di awal tentang dampak sosial dan politis seusai perang dunia I, hingga bagaimana akhirnya meletus pernag dunia II.  Jika dulu waktu SMP atau SMA hanya menghafal faktor-faktor penyebab pecahnya perang dunia II,  baru sekarang aku merasa benar-benar paham kenapa akhirnya perang dunia II itu terjadi.

P.K. Ojong tak lupa menceritakan orang yang paling bertanggungjawab terhadap munculnya Perang Dunia II, yaitu Hitler. Di buku ini dijelaskan mengenai asal-usul keluarga Hitler, masa kecil dan remaja Hitler, hingga akhirnya dia menjadi pemimpin yang berkuasa di Jerman pada saat itu.

Tapi bagian yang paling seru menurutku adalah di bab-bab yang menceritakan tentang pertempuran di laut. Secara detil dan rinci, P.K. Ojong mengisahkan jenis dan kemampuan berbagai kapal laut yang digunakan dalam masa perang, mulai dari kapal perusak, kapal penjelajah, dan kapal selam. Belum lagi, tentang ‘Perang Ilmu Pengetahuan’ yang dilancarkan kedua belah pihak demi menghasilkan senjata atau alat penangkis serangan musuh. Lalu tentang kepandaian penyamaran kapal perang yang dibuat seolah-olah terlihat seperti kapal dagang. Itulah yang membuat aku sampai bilang kalau buku ini jauh lebih seru dari film Pearl Harbour.

Selain tentang perang, P.K. Ojong juga menyelipkan penjelasan mengenai watak-watak negara yang terlibat perang dunia II ini. Ini juga jadi bagian yang menyenangkan. Lalu kisah-kisah laksamana atau jenderal yang memegang peranan penting dalam pertempuran=pertempuran yang menentukan. Di buku ini, nama yang paling sering disebut adalah Marsekal Erwin Rommel dan Marsekal Manstein. Dua-duanya dari Jerman.

Sama seperti buku jilid II yang sudah lebih dulu aku baca, buku ini juga membuatku bertanya-tanya, bagaimana ya rasanya tinggal di zaman perang dunia itu. Pasti menyeramkan sekali. Dan betapa sayangnya uang dihambur-hamburkan untuk menciptakan senjata yang digunakan untuk memusnahkan manusia. Benar sekali rasanya, jika ada pepatah yang mengatakan kalau manusia harus belajar dari sejarah. Karena di buku sejarah ini pun, banyak hal yang dulu pernah terjadi, terulang lagi di masa itu, dan jika kita tidak belajar sejarah, maka bukan tidak mungkin, akan kembali terjadi.

Lihat review Perang Eropa II di sini

Lihat review Perang Eropa III di sini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar