Rabu, 26 Maret 2014

Zona Aman Gorazde



Zona Aman Gorazde (Perang di Bosnia Timur 1992-1995)
Penulis             : Joe Sacco
Penerjemah      : Desti J. Basuki dan Ary Nilandari
Penerbit           : Dar! Mizan
Tahun Terbit    : 2010
Halaman          : 227


Pada tahun 1992, terdapat perang di benua Eropa, antara Bosnia dan Serbia. Dua negara yang tadinya sama-sama di bawah kekuasaan Yugoslavia. Aku sendiri, hanya sedikit mengetahui tentang Perang Bosnia-Serbia dari majalah-majalah yang kubaca tidak lama setelah perang itu selesai. Sekitar tahun 1997-1998, saat aku sudah bisa membaca (usiaku saat itu baru 5 tahunan). Namun, dari bacaan yang sekilas itu, Perang Bosnia-Serbia menjadi catatan sendiri dalam ingatanku, dan saat kuliah aku tertarik untuk mengetahuinya lebih dalam.

Buku Zona Aman Gorazde adalah buku pertama tentang Bosnia yang kubaca sampai selesai. Sebelumnya, aku sempat membaca buku Bosnia, A Short History oleh Noel Malcolm, yang kata Joe Sacco, salah satu karya agung ilmu pengetahuan, yang sayangnya belum selesai kubaca.

Aku pertama kali melihat buku ini di book fair Senayan. Waktu melihat judulnya, aku langsung tertarik. Ditambah, lihat bentuk bukunya yang panjang. Dalam hati, wah pasti hurufnya besar-besar nih. Nggak seperti buku sejarah lain yang biasanya hurufnya kecil dan rapat. Apalagi pas lihat harganya. Cuma tujuh ribu! Saking nggak percaya, aku sampai nanya ke pegawai di stand Mizan, untuk memastikan aku nggak salah baca angka. Karena, biasanya buku-buku yang dijual di bawah 10 ribu adalah buku tipis yang berisi tips-tips atau buku bergambar anak-anak.

Sayangnya aku nggak memperhatikan tanda kecil di pojok kanan atas, yang bertuliskan Graphic Novel alias novel bergambar, alias komik. Waktu buka bukunya, sempet agak kecewa juga sih. Soalnya aku nggak terlalu suka dengan bacaan berbentuk komik. Kurang seru aja gitu.

Tapi setelah dipikir-pikir, mungkin ini saatnya aku mencoba bacaan dengan model lain. Bukan hanya baris-baris kalimat seperti biasa. Dan ternyata, bukunya nggak mengecewakan kok.

Buku Zona Aman Gorazde menceritakan kisah penulisnya, Joe Sacco, seorang jurnalis dan kartunis, yang mengunjungi daerah Gorazde pada akhir 1995 dan awal 1996. Bukunya sendiri dibagi menjadi beberapa bagian. Ada yang berdasarkan kejadian atau tokoh yang sengaja diangkat oleh Joe Sacco.
Oya, sebelumnya, Gorazde itu adalah salah satu daerah di Bosnia Timur, yang ditetapkan menjadi zona aman. Sebelum perang pecah, penduduk Gorazde terbagi menjadi dua mayoritas besar, yaitu Muslim Bosnia dan Kristen Serbia, dan mereka hidup berdampingan dengan aman.
Pada malam-malam sebelum serangan Serbia di Bosnia, termasuk juga di Gorazde, penduduk Serbia sudah banyak yang meninggalkan Gorazde dengan bus-bus. Yang tersisa hanya penduduk muslim Bosnia yang tidak lama kemudian dibantai oleh tentara Serbia.

Perang Bosnia-Serbia sendiri, berdasarkan apa yang aku tangkap dari buku ini, berawal dari ketakutan Serbia kalau Muslim Bosnia akan menyingkirkan mereka dan membangun negara Islam di tanah Bosnia. Mereka tidak lagi percaya kalau kedua jenis penduduk itu bisa hidup berdampingan dengan aman seperti dulu. Karena itulah, Serbia merasa harus memusnahkan muslim Bosnia.

Di dalam buku ini, Joe Sacco tidak hanya menceritakan pengalamannya selama berada di Gorazde. Tapi juga menuturkan cerita-cerita dari penduduk setempat yang selamat dari serangan Serbia. Seperti kisah Edin, penerjemah para jurnalis di Gorazde yang juga merangkap sebagai guru matematika, Dokter Alija Begovic dan Nurse Sadija Demir di Rumah Sakit Gorazde, gadis-gadis muda yang bertahan di Gorazde, serta para lelaki yang selamat dari pembantaian Serbia.

Kekejaman perang diceritakan dengan gamblang oleh Joe Sacco di buku ini. Yang membuat aku bener-bener bergidik ngeri dan merasa bersyukur. Bersyukur karena perang itu telah selesai, beryukur karena aku tidak berada di sana, dan bersyukur karena komiknya hitam-putih. Kalau saja komik itu berwarna, mungkin aku tidak akan selesai membacanya.

Mungkin, dari segi pengetahuan sejarah dan politik tentang Bosnia-Serbia, khususnya pada era 90an, buku Zona Aman Gorazde tidak terlalu lengkap. Karena hanya dituliskan sedikit-sedikit saja. Tapi kalau untuk mengetahui sisi kemanusiaan, termasuk perasaan dan harapan rakyat Bosnia, terutama penduduk Gorazde, pada saat perang dan sesaat setelah perdamaian diumumkan, buku ini bisa menjadi referensi yang bagus.

Well, mungkin review ini agak berbeda dengan review-review bukuku yang lain. Karena aku memang bingung bagaimana menulisnya selain dengan cara seperti ini.

[Review ini diikutsertakan dalam Lucky No.14 Reading Challenge kategori Bargain All The Way]


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar