Kamis, 15 Januari 2015

Resensi Buku: The Mysterious Benedict Society & The Perilous Journey



Persekutuan Misterius Benedict dan Perjalanan Maut

Penulis             : Trenton Lee Stewart
Penerjemah      : Maria M. Lubis
Penerbit           : Matahati
Tahun Terbit    : Cetakan Pertama, Januari 2010
Halaman          : 544

Setahun berlalu setelah petualangan pertama Persekutuan Misterius Benedict di Institut mengerikan milik Mr. Curtain. Kali ini, Reynie, Kate, dan Sticky berkumpul di rumah peternakan Kate untuk bersama-sama reuni dengan Mr. Benedict dan yang lainnya di rumah Mr. Benedict. Sayangnya, sampai di sana, bukannya bertemu Mr Benedict, mereka malah dihadapkan dengan petualangan selanjutnya.

Mr. Benedict dan Nomor Dua (asisten sekaligus anak angkatnya) menghilang dalam suatu perjalanan. Tadinya perjalanan itu dirancang untuk memberi kejutan kepada anak-anak. Sayangnya, perjalanan yang menyenangkan dan penuh petunjuk di sana-sini itu berubah menjadi perjalanan maut penuh bahaya akibat ulah Mr. Curtain.

Kali ini tugas utama Persekutuan Misterius Benedict adalah menyelamatkan Mr. Benedict dan Nomor Dua dari kekejaman Mr. Curtain yang menculik mereka berdua. Berdasarkan informasi yang mereka dapat dari merpati kiriman Mr. Curtain, lelaki itu menginginkan sesuatu yang dimiliki atau diketahui oleh Mr. Benedict. Sayangnya, tidak ada satu orang pun yang mengetahui apa yang sebenarnya disembunyikan Mr. Benedict dan diinginkan Mr. Curtain itu.

Maka dimulailah petualangan baru yang membawa Reynie dan kawan-kawan melintas benua Eropa, menyebrang samudra, berlari-larian di kastil dan museum, hingga meluncur ke pulau yang bahkan tak disebut dalam peta. Berhasilkah mereka menyelamatkan Mr. Benedict dan Nomor Dua dari kejahatan Mr. Curtain dan kaki tangannya? Atau malah, dan ini yang paling buruk, mereka ikut celaka? Dan sebenarnya, apa sih yang diinginkan Mr. Curtain itu?


Wow! Setelah membaca buku pertamanya, aku langsung tidak sabar ingin menamatkan buku selanjutnya. Kali ini, konfliknya jauh lebih aku pahami dari awal, dibanding pada cerita pertama. Intinya, ada sesuatu yang dimiliki/diketahui Mr. Benedict dan hal itu diinginkan Mr. Curtain. Hanya saja, sama seperti mereka berempat, aku sama sekali tidak bisa menebak apa yang dirahasiakan itu.

Aku lebih suka petualangan yang kedua, karena seperti yang tadi sudah kubilang, mereka pergi ke banyak tempat, di mana petunjuk-petunjuk Mr. Benedict berada dan berusaha memecahkannya. Tapi tentu saja, mereka juga harus berhadapan dengan para Manusia Sepuluh dan Eksekutif (kaki tangan Mr. Curtain yang kejam dan memiliki alat-alat pembunuh yang mengerikan) yang berusaha menghalangi mereka. Apalagi mereka hanya punya waktu empat hari untuk sampai di tempat di mana Mr Benedict dan Nomor Dua disembunyikan.

Masih sama dengan cerita pertama, keempat anak berbakat ini saling melengkapi demi menyelamatkan Mr. Benedict mereka. Reynie dengan keahliannya memecahkan teka-teki, Sticky yang langsung hafal segala yang dia baca, Kate yang tangkas dan serba cepat, dan Constance, yah Constance mungkin memang anak pemarah, sulit diatur dan mudah tidur. Tapi ternyata dia memiliki keistimewaan yaitu dapat mengetahui apa yang akan terjadi.

Jauh lebih seru dan menegangkan dibanding yang pertama, tapi akhirnya bikin aku sedikit gregetan.
Jujur aku sedikit menyesal baru sekarang baca kisah Persekutuan Benedict ini. Padahal belinya dari tahun 2013 lho, hohoho. Sedangkan di negara asalnya, Amerika Serikat, cerita ini diterbitkan tahun 2008 (sudah lumayan lama ya?)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar