Selasa, 05 Agustus 2014

Resensi Buku: The Lover's Dictionary



Judul        : The Lover’s Dictionary
Penulis     : David Levithan
Penerbit   : The Text Publishing Company, Australia
Format    : E-book


Seperti judulnya, Lover’s Dictionary adalah sebuah novel berbentuk kamus yang menceritakan kehidupan sepasang kekasih melalui arti kata-kata yang disusun sesuai abjad. Karena susunannya adalah susunan alphabet, bukan kronologis kejadian, maka kisahnya pun meloncat-loncat, dan kadang tidak berhubungan satu sama lain. Lagipula, sepertinya David Levithan memang tidak berniat menceritakan sebuah kisah runut. Melainkan benar-benar memaknai arti sebuah kata bagi sepasang kekasih.

Well, menurutku, ini buku yang sangat unik. Karena belum pernah menemukan yang seperti ini sebelumnya. Dan meskipun aku sempat bingung dengan siapa ‘I’ dan siapa ‘You’ (mana dari mereka yang laki-laki dan perempuan), dan apakah seluruh isi buku menceritakan sepasang kekasih yang sama atau berbeda, aku tetap menikmati kamus cinta ini. Belakangan, kupikir tokoh ‘I’ adalah laki-laki dan ‘You’ perempuan. Dan sepertinya, kamus ini menceritakan sepasang kekasih saja.

Satu hal, membaca Lover’s Dictionary membuatku (akhirnya) membuka Oxford Dictionary yang dibeli entah dari jaman apa, dan nggak pernah dibuka sama sekali, hehehe. Banyak kata-kata yang belum pernah kudengar sama sekali, dan ternyata artinya bagus-bagus.

Beberapa dari arti kata-kata yang aku suka:

clandestine , adj. 

Some familiarity came easy — letting myself laugh even though I guffaw, sharing my shortcomings, walking around the apartment naked. And some intimacy came eventually — peeing in the toilet while you are right there in the shower, or finishing something you’ve half eaten. But no matter how I try, I still can’t write in my journal when you’re in the room. It’s not even that I’m writing about you (although often I am). I just need to know that nobody’s reading over my shoulder, about to ask me what I’m writing. I want to sequester this one part of me from everyone else. I want the act to be a secret, even if the words can only hold themselves secret for so long.

ephemeral , adj.

I was coming back from the bathroom. You had just checked your email. I was walking to bed, but you intercepted me, kissed me, then clasped my left hand in your right hand and put your left hand on my back. We started slow-dancing. No music, just nighttime. You leaned your head into mine and I leaned my head into yours. Dancing cheek to cheek. Revolving slowly, eyes closed, heartbeat measure, nature’s hum. It lasted the length of an old song, and then we stopped, kissed, and the world resumed.

gravity , n. 
I imagine you saved my life. And then I wonder if I’m just imagining it.

[Review ini diikutsertakan dalam Young Adult Reading Challenge 2014 ]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar