Sabtu, 14 Januari 2017

Resensi dan Giveaway - Gadis Penenun Mimpi dan Pria yang Melipat Kertas Terbang

Judul: Gadis Penenun Mimpi dan Pria yang Melipat Kertas Terbang
Penulis: Gina Gabrielle
Tahun Terbit: Coming soon on Gramedia Store
Halaman: 228
ISBN: 9786027443433

 
Alkisah, hiduplah seorang laki-laki berambut sewarna madu dan pandai memainkan ukulele. Ia berkelana ke sana kemari, merasa bebas dan bahagia. Hingga pada suatu hari, ia bertemu dengan seorang gadis. Gadis yang datang kepadanya, menawarkan diri untuk merawat Hatinya hingga sembuh. Benarkah?

Laki-laki itu mempercayakan Hati miliknya pada sang gadis. Namun, kenyataannya si gadis bukan menyembuhkan hatinya. Gadis itu malah menikamn Hatinya dan membuangnya begitu saja pada kolam hitam pekat. Lalu menghilang, membiarkan sang laki-laki dan Hatinya yang kini terluka.

Dengan Hati penuh luka, sang laki-laki berjalan hingga sampai pada sebuah tempat bernama Lembah Es. Sebuah tempat yang dingin, beku, dan dipenuhi oleh anak-anak tembus pandang, juga para lelaki dan perempuan sambil memeluk sebuah Hati.

Konon katanya tempat itu tempat itu bisa mengistirahatkan dan menyejukkan Hati yang luka. Namun, sang laki-laki tak mau sekadar istirahat atau sembuh. Ia ingin Hatinya beku dan tidak merasakan apa-apa lagi. Ia tak ingin terluka lagi. 

Maka di Lembah Es itu, ia memutuskan untuk membekukan Hatinya. Meski ia sangat tahu bahwa Hati hanya punya satu keinginan, yaitu untuk bebas merasa, bukan beku. Oleh karena itu, sebelum Hatinya beku sepenuhnya, ia berbisik lirih, “Seandainya saja ada yang bisa menyembuhkan Hatiku.”

Lalu, Hati itu beku seluruhnya.


Review

Sejak pertama kali saya membaca buah pena Kak Gina Gabrielle ini, saya dibuat berdecak kagum. Ckckck… di tengah derasnya novel-novel fiksi terbaru dengan berbagai tema dan genre, rasanya sulit menemukan sebuah kisah fiksi dengan gaya bercerita seperti dongeng. Kisah Gadis Penenun Mimpi dan Pria yang Melipat Kertas Terbang mengingatkan saya dengan novel Stardust karya Neil Gaiman. Dongeng, tapi untuk dewasa. (Tapi tenang, dewasa di sini maksudnya bukan ke arah konotasi negatif, ya)

Yang paling menarik dan mengambil hati saya dari novel Gadis Penenun Mimpi dan Pria yang Melipat Kertas Terbang ini adalah kisah disajikan dengan bahasa yang indah dan model narasi seperti seseorang sedang mendongeng. Saya juga menyukai cara penulis mendeskripsikan sesuatu. Benar-benar ala dongeng dan indah. Contohnya:


“Jika kau melihat dengan seksama, akan tampak bahwa memar langit semakin meluas. Nyata sekali terlihat, terutama di perbatasan antara siang dan malam.

Memar-memar baru dan lama tumpang tindih. Rona-rona biru tua berbaur dengan pulasan ungu kemerahan dan semburat-semburat kuning yang akhirnya tersamar oleh cahaya emas kusam, cahaya terakhir sebelum gelap mengambil alih.”

Selain itu, penulis juga sering menyelipkan semacam puisi, sajak, atau prosa untuk menguatkan alur cerita. Ada puisi yang diselipkan di tengah cerita, ada juga yang berdiri sendiri. Biasanya berada setelah akhir sebuah bab, seperti prosa ini:


“Ada sebuah legenda yang membuatku penasaran.


Konon katanya, pada suatu tidur, kau bisa sampai ke tempat yang disebut Ujung Pelangi. Di sana ada seorang gadis dengan wajah tertutup cadar yang akan menenunkan Mimpi untukmu.


Jika benar-benar ada yang bisa menenun Mimpi, aku ingin menemuinya. Sudah lama sejak terakhir aku melihat Mimpi.


Tapi sepertinya itu hanyalah kabar angin belaka. Bagaimana mungkin Mimpi bisa ditenun?”

(Dikutip dengan izin dari catatan harian Anggra sang Pemikir. Diambil dari Koleksi Pribadi milik Kastil Masa Lalu.)

Penyelipan puisi atau sajak ini mengingatkan saya dengan trilogi Lord of The Rings karya JRR Tolkien yang juga menyelipkan puisi di tengah-tengah kisahnya.

Saya juga menyukai cara penulis memakai huruf kapital pada beberapa kata khusus, seperti Mimpi dan Hati. Ini menunjukkan kalau di kisah ini, Mimpi dan Hati yang dimaksud adalah sebuah hal istimewa, penting, dan berbeda dengan hati dan mimpi di tempat-tempat lainnya.

Nama-nama tempat dan tokoh di kisah ini juga unik. Ada Lembah Es, Ujung Pelangi, Kerajaan Masa Kini, Kastil Masa Lalu, Liang Hati yang Terdalam, dan Hutan Kabut. Nama tokohnya pun tak kalah unik, seperti Kura-Kura Pengelana, Putri Boneka, Kol. Ibri, Pangeran Landak, Raja Tikus, dan yang paling unik menurut saya, Noorannee. Ada satu tokoh yang namanya agak berbeda menurut saya, dan saya belum bisa menebak mengapa penulis memakai nama itu, di saat tokoh lainnya memiliki nama dengan gaya yang khas, yakni tokoh Anggra.

Terakhir, Gadis Penenun Mimpi dan Pria yang Melipat Kertas Terbang adalah sebuah kisah perumpamaan. Perumpamaan tentang Hati, tentang Mimpi, tentang perjalanan Hidup manusia yang disajikan dengan indah melalui dongeng petualangan. 

Ada banyak pesan yang disampaikan penulis dalam dongeng ini. Namun, ada satu pesan yang paling saya suka dan paling mengena di hati saya.


“Dalam setiap keputusan yang diambil, ada takdir yang dibentuk. Dan mungkin, hanya mungkin, di saat kita melupakan masalah kita sendiri dan menolong orang lain yang mengalami kesusahan, sebenarnya kita juga tengah menolong diri kita sendiri.

Biar bagaimanapun juga, di dunia ini ada hukum-hukum yang cara kerjanya kurang bisa dipahami oleh akal pikiran. Apakah kau percaya?”

Sedikit kekurangan dari buku ini adalah adanya kesalahan eja pada beberapa kata. Yang paling sering saya temui adalah kata hembusan. Yang betul adalah embusan. Begitu juga dengan penggunaan kata seksama, yang benar adalah saksama.

Gadis Penenun Mimpi dan Pria yang Melipat Kertas Terbang adalah buku pertama yang saya baca, dari penulis Indonesia dengan gaya dongeng dan ditulis dengan indah dan penuh makna. Semoga Kak Gina Gabrielle tidak bosan menulis kisah-kisah indah lainnya, ya.

Sangat bagus dibaca untuk para pecinta dongeng. Bagus juga dicoba oleh yang tidak terlalu tertarik atau bahkan tidak suka dongeng. Siapa tahu kisah ini membuatmu berpikir lain tentang kisah dongeng. Iya, kan?


Giveaway


Ada satu eksemplar novel gadis Penenun Mimpi dan Pria yang melipat Kertas Terbang yang akan dikirim kepada satu pemenang giveaway #AskAuthor di blog Red Blue Story dan Perpustakaan Ratih Cahaya.

Giveaway ini berlangsung dari tanggal 14-20 Januari 2017. Untuk mengikuti giveaway ini, peserta harus mengajukan pertanyaan kepada penulis (Kak Gina Gabrielle) yang ditulis di kolom komentar. Pertanyaan diajukan maksimal sampai tanggal 18 Januari 2017. Setelah itu, pertanyaan akan diajukan langsung kepada Kak Gina oleh saya dan Tya lewat Twitter pada tanggal 19-20 Januari 2017.

Syarat mengikuti giveaway ini:

  1. Follow Twitter @msginagabrielle @ICCPublisher @p_ambangsari dan @ratiihcahaya
  2. Follow blog Perpustakaan Ratih Cahaya via GFC
  3. Share info giveaway ini di Twitter dengan mention akun @ratiihcahaya @msginagabrielle @ICCPublisher dan cantumkan hashtag #GadisPenenunMimpi
  4. Kunjungi pula blog Tya supaya kesempatan menang lebih banyak
  5. Format penulisan di komentar:
Nama:
Link Share:
Pertanyaan untuk Kak Gina:

Semoga syaratnya mudah dan dapat dimengerti, ya. Selamat berpartisipasi! :)




19 komentar:

  1. Balasan
    1. Terima kasih sudah menanti. Sekarang sudah ada giveaway-nya. Selamat mengikuti ! :)

      Hapus
  2. Nama : Ervan Setiawan
    twitter : @saidrha
    link : https://mobile.twitter.com/Saidrha/status/820645024606126080?p=v

    pertanyaan :

    Apa sih yg membuatmu bisa bersaing dgn para penulis lainya khusus tema Dongeng??

    kenapa rambut kak Gina itu panjang & lurus apa masuk dalam cerita Dongeng kak Gina dlm tokohnya perempuan ?
    -jujur sbgai cwo aku ska Rambut kak Gina ;)

    BalasHapus
  3. Nama: Heni Susanti
    Link Share: https://twitter.com/hensus91/status/820795039596953600
    Pertanyaan untuk Kak Gina:
    Ada gak tempat khusus yang jadi favorit untuk menulis dan memperlancar ide atau tempat di sekitar yang jadi inspirasi untuk setting di novel ini?

    BalasHapus
  4. Elsita F. Mokodompit
    https://twitter.com/sitasiska95/status/820802442153426945

    Aku mau tanya menurut Kak Gina apa yang membedakan penulis dongeng dengan penulis lainnya selain dari genre yang ditulis?

    BalasHapus
  5. Nama : Riza Putri Cahyani
    Link share : https://twitter.com/Zhaa_Riza23/status/820811217220448256

    Pertanyaan :
    1. Apa kesulitan yang dihadapi saat menulis dongeng dan bagian mana yang terselit menurut kakak?
    2. Apa harapan yang ingin kakak sampaikan melalui novel ini?
    3. Apakah ada sepenggal cerita masa kecil yang dijadikan inspirasi di dongeng yang kakak tulis?

    BalasHapus
  6. Wulan Qurniastutiningsih
    https://mobile.twitter.com/wulan_qurnias/status/820814718520594432?p=v

    Mau tanya ka gina? Sulitkah membuat dongeng?
    Butuh berapa lama kakak membuat cerita ini?

    BalasHapus
  7. Nama : Mifta Rizky W
    Link Share : https://twitter.com/keyminoz/status/820841594828034048

    Menjadi penulis dongeng apa enaknya sih kak? Ada rencana tetep bikin novel yang bertema dongeng atau kisah romance gitu?

    BalasHapus
  8. Nama: Lina Ernawati
    Link share:
    https://twitter.com/Linaernaw/status/820911595484102657

    Hai kak gina aku mau nanya nih, kenapa sih kakak memilih tema dongeng di novel kakak yang ini? Riset apa saja yang kakak lakukan dalam pembuatan novel ini? Dan siapa yang paling mensupport kakak selama proses penulisan sampai proses penerbitan?

    BalasHapus
  9. Nama :Dini Auliana Putri
    Link share :https://twitter.com/Dini_Auliana28/status/820992749033791489

    Kenapa kak Gina memilih Gadis Penenun Mimpi dan Pria yang Melipat Kertas Terbang sebagai judulnya? Apakah tidak terlalu panjang?

    BalasHapus
  10. Nama: Bety Kusumawardhani
    Linkshare: https://mobile.twitter.com/bety_19930114/status/820996250270986240?p=v

    Pertanyaan untuk kak Gina:
    1. Motivasi apa yg membuat kakak menulis novel dengan tema dongeng, bukan tema yg lain?
    2. Dari mana kakak dapet inspirasi judul sepanjang ini "Gadis Penenun Mimpi & Pria yang Melipat Kertas Terbang"?

    BalasHapus
  11. Nama: insan gumelar ciptaning gusti
    Link Share: https://twitter.com/san_fairydevil/status/821067761891753985
    Pertanyaan untuk Kak Gina:
    Karena di sebelah sudah ngasih pertanyaan, jadi mikir bentar ... 😮😮
    🙋🙋 dapet!
    1. Apa sih yang kak Gina pikirkan paliiiing pertama sebelum menulis cerita ini? Kok ya bikin dongeng gitu loh, kenapa enggak yang lain?
    2. Pernahkah kak Gina ingin menjadi aeorang oendongeng? Bekerja sebagai pendongeng di taman kanak-kanak misalnya?
    3. Jika kak Gina seorang pendongeng, kak Gina lebih suka mendongeng dengan ekspresi dan gerak tubuh/tangan atau dengan gambar?
    4. Apakah cerita ini terinspirasi dari suatu kisah tersendiri?
    5. Waktu bikin cerita ini, siapa pembaca pertamanya kakak sebelum masuk ke penerbit? Teman? Sodara? Atau siapa? Dan kenapa milih orang itu?

    Maaf banyak, makasih 😄😄

    BalasHapus
  12. Nama:Fasiha Fatmawati
    Link Share: https://twitter.com/fasiiha/status/821132207146160129

    Pertanyaan untuk Kak Gina:
    Mengapa Kak Gina memilih judul dengan dua tokoh dan perannya? Nggak salah satu aja gitu maksudnya.
    Lalu bagian mana dari novel ini yang paling Kakak sukai? atau yang membuat Kak Gina yakin novel ini bakal disukai pembaca?

    Btw, sampulnya bagus Kak,, aku suka :)

    BalasHapus
  13. Nama: Frida Kurniawati
    Link share: https://mobile.twitter.com/kimfricung/status/821235670232408065

    Pertanyaan untuk Kak Gina:

    Tolong, sebutkan 3 dongeng yang jadi favorit Kakak banget, dan alasannya. Juga, apakah dongeng-dongeng tersebut menginspirasi Kakak ketika menulis buku ini?

    BalasHapus
  14. Nama: Ayu Calista
    Link Share: https://twitter.com/ayucalista18/status/821347927176024065
    Pertanyaan untuk Kak Gina: Satu hal apa sebenarnya yang menginspirasi Kak Gina menulis kisah ini? Dan Kira-kira kalau di buat film, bakal dibuat film animasi atau real orang? Kalau real orang, kira-kira siapa yang memerankan tokoh Kol. Ibri? (*Aku ngefans Kol. Ibri hihi.)

    BalasHapus
  15. Nama: Eni Lestari
    Link Share: https://twitter.com/dust_pain/status/821348974585970690
    Pertanyaan untuk Kak Gina: Kak Gina kan awalnya pakai sistem crowfund nih buat memasarkan novel. ada ketakutan gak sih kalo novelnya sepi peminat? apalagi crowfund ini masih baru di dunia perbukuan Indonesia. terus ide crowfund ini dari mana sih awalnya? makasih jawabannya :)

    BalasHapus
  16. Nama: Cahya S.
    Link share: https://twitter.com/ccchhy/status/821394135827419136

    Pertanyaan:
    Kak Gina termasuk orang yang suka melamun nggak sih? Seperti membayangkan hal-hal di luar nalar dan logika. Karena biasanya terciptanya cerita dongeng yang brilliant seperti itu berasal dari lamunan yang nun jauh di sana :D

    BalasHapus
  17. Nama: Nela Norhela
    Link share: https://twitter.com/Nelahela/status/821739936244068353

    Pertanyaan untuk kak Gina:
    Selama menulis novel ini, pernah nggak sih kakak merasa jenuh, atau kehilangan ide dan nggak tau lagi mau nulis apa? Lalu, bagaimana cara kakak mengatasinya?

    BalasHapus
  18. Nama: Rinita
    Link Share: https://mobile.twitter.com/RinitAvyy/status/822011252004167680?p=v
    Pertanyaan untuk Kak Gina:

    1. Helo kak gina, Kasih Tiga 3 kata dong untuk kisah negri dongeng "Gadis Penenun Mimpi" ini.
    2. Kak mau tanya, siapa sih tokoh di novel GPM yg karakternya paling unik, dan susah bikin kakak move on?

    BalasHapus