Buku yang Kubaca: Juli - Oktober 2022

 


Sengaja bikin meme ala-ala buat mengawali postingan ini, karena memang kenyataannya begitu. Niatnya, tahun 2022 mau rajin posting di blog, minimal update buku yang dibaca plus kesan-kesannya per bulan. Eh, ujung-ujungnya dirapel lagi, wkwk.

Terakhir update bacaan sampai bulan Juni, sekarang langsung lanjut aja ya dari Juli sampai Oktober.


Juli

51. Rahasia Tipe Kepribadian Anak

52. Semestaku: Semua Tentang Kamu, Minho Myeong

53. Cat's Stories: Kisah-Kisah Kucing, James Herriot

54. Classic Penguin: Cover to Cover

55. You Do You, Fellexandro Ruby


Agustus

56. How to Stop Time, Matt Haig

57. One of Us is Next, Karen McManus

58. Ronya Anak Penyamun, Astrid Lindgren

59. Book Lust, Nancy Pearl

60. Bliss, Kathryn Littlewood

61. A Dash of Magic, Kathryn Littlewood


September

62. Gadis Paling Badung di Sekolah, Enid Blyton

63. Sekali Lagi si Paling Badung, Enid Blyton

64. Happily Ever After (and Everything in Between), Debbie Tung


Oktober

65. Tenang, Semua Akan Baik-Baik Saja, Jedit

66. Ada Nama yg Abadi di Hati, tetapi Tak Bisa Dinikahi, Maman S.

67. Avocat, Mimi Batho

68. Paw Stories: The Heart for Animal, Veronica Gabriella

69. Diary Nekonabil: a Cup of Soul, Khaira Nabila

70. Wanderer, POLA

71. Passion without Creation is Nothing, Rene Suhardono & Team Impact Factory

72. The Perfect World of Miwako Sumida, Clarissa Goenawan

73. Tujuh Kelana, Nellaneva

74. Masih Belajar, Iman Usman

75. Ensiklopedia Sastra Dunia, Anton Kurnia



Note: ini penomorannya ngelanjutin nomor buku yang dibaca dari bulan Januari. 

Sedikit cerita, jadi pas awal Agustus aku uninstall Ipusnas lagi dan rencananya fokus mau baca buku fisik yang sudah kumiliki.

Awalnya berjalan sesuai rencana. Selain buku yang sudah kucantumkan di atas, aku juga baca novel Umberto Eco, The Prague Cemetery, yang jumlah halamannya 600an lebih. 

Pertama sih masih lancar, lama-lama bosen juga, hehehe. Terus, mau baca buku lain kok malah jadi males ya. Akhirnya bulan Oktober, aku install Ipusnas lagi. Niatnya mau baca buku yang ringan-ringan aja. Tapi lumayan juga, kebagian antrean novel yang udah ngantre lama dari jaman rikiplik. The Perfect World of Miwako Sumida dan buku nonfiksi Ensiklopedia Sastra Dunia.

Sejauh ini, walaupun aku nggak menykis review secara baik dan benar dan memublikasikannya di blog, aku tetap berusaha menulis review ala-ala aku di buki catatan. Ya, biar nggak lupa buku apa yang udah dibaca dan biar keliatan ada sesuatu yang dihasilkan gitu. Nggak kosong-kosong aja, cuma habis untuk ngerjain rutinitas harian.

Baiklah, sekian dulu update bacaanku. Mudah-mudahan Desember bisa bikin post tentang buku-buku favorit tahun ini. 

Komentar